“Indonesia Energy Kaleidoscope 2021” memberikan wawasan berharga tentang dinamika sektor energi di Indonesia.
Salam dari Purnomo Yusgiantoro Center!
Tahun 2021 ditandai dengan sejumlah peristiwa bersejarah dan tantangan besar. Pandemi COVID-19 masih berlanjut di seluruh dunia, dan dengan kemunculan varian baru, Omicron, dunia terus berada dalam situasi darurat. Selain itu, terdapat beberapa peristiwa penting lainnya di sektor energi Indonesia yang penting untuk kita soroti dan renungkan. Kami juga melakukan evaluasi terhadap peristiwa-peristiwa tersebut dan membagikannya kepada publik sebagai bagian dari pembelajaran.
“Indonesia Energy Kaleidoscope 2021” memberikan wawasan yang berharga tentang dinamika beberapa isu spesifik di sektor energi Indonesia. Tim peneliti PYC telah memilih delapan peristiwa besar di sektor energi Indonesia sepanjang tahun 2021. Peristiwa tersebut meliputi pembaruan kebijakan dan regulasi, perkembangan energi terbarukan, pasar energi, serta isu-isu internasional yang berdampak pada sektor energi Indonesia. Meskipun sektor energi Indonesia menghadapi tantangan besar pada tahun 2021, terdapat juga peluang baru untuk pengembangan di sektor energi. Salah satu contohnya adalah meningkatnya perkembangan energi terbarukan di berbagai negara, terutama selama krisis energi global. Isu-isu yang disoroti pada tahun 2021 menunjukkan bahwa krisis energi global juga mempengaruhi berbagai sektor, khususnya ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk mempromosikan penggunaan energi terbarukan dengan memperbarui dan menetapkan sejumlah regulasi. Di saat yang sama, pemerintah juga berupaya meningkatkan tata kelola sektor energi guna mendorong peningkatan investasi dan pemanfaatan sumber daya energi nasional. Semua upaya ini bertujuan untuk membantu Indonesia mencapai keamanan energi di masa depan dan mencegah dampak negatif dari krisis energi.
Transisi energi tidak bisa dihindari bagi kita semua. Oleh karena itu, kita harus menghadapi tantangan tersebut, beradaptasi, dan berkembang dalam industri yang terus berubah ini.
Kami berharap laporan ini dapat bermanfaat untuk diskusi dan pemikiran Anda.
Jakarta, Januari 2022.