Hizkia Indri Posumah

Staf Spesialis Data

Hizkia adalah Staf Spesialis Data di Purnomo Yusgiantoro Center (PYC). Ia bertanggung jawab atas operasional dan pengembangan layanan data PYC—layanan unggulan PYC yang menyediakan informasi statistik dan analisis data komprehensif terkait sektor energi di Indonesia. Hizkia menyelesaikan pendidikan Sarjana Sains di bidang Kimia (khususnya kimia komputasi) dari Universitas Pertamina (UPer). Sebelumnya, ia bekerja sebagai Research Assistant di Pusat Riset Fisika Kuantum BRIN RI, di mana ia terlibat dalam simulasi komputasi material katalis untuk energi bersih seperti fuel cell. Pengalaman ini menguatkan minatnya dalam isu energi dan analisis data, menjadikannya seorang data dan energy enthusiast. Selain fokus pada sektor energi, Hizkia juga dikenal aktif dalam isu pemberdayaan pemuda. Ia merupakan bagian dari jaringan komunitas energi pemuda di Asia Tenggara, dan juga menggagas proyek pengembangan kapasitas anak muda di daerah asalnya yaitu Sulawesi Utara. Di luar aktivitas profesionalnya, Hizkia mengekspresikan diri melalui seni. Ia gemar bernyanyi, bermain musik, menulis, serta mendalami desain grafis sebagai medium kreativitas.

Fokus:

Artikel Terkait

Lomba Musik Kolintang PYC Piala Bergilir Lis Purnomo Yusgiantoro, Hadirkan Musik Klasik Format Kolintang

Purnomo Yusgiantoro Center dan FINCAPES Perkuat Kapasitas Riset Kebijakan Pembiayaan Iklim untuk Transisi Energi Indonesia

PYC Menerima Kunjungan Visitasi dan Kuliah Pakar Mahasiswa Unhan Fakultas Manajemen Pertahanan

Seremoni Beasiswa Dana Abadi DLKT-PYC

Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) menyelenggarakan kegiatan “Kaleidoskop Energi: Refleksi Isu Energi 2025 dan Outlook 2026.”

Workshop PYC Dengan Mahasiswa Monash University Dalam Kegiatan Monash GIG 2026

Opini Terkait

Menyelaraskan Posisi Indonesia dalam Agenda Transisi Energi Global

Target Energi Bersih Indonesia Aspirasi Nasional Versus Realitas Daerah

Membangun Ketahanan Pangan dan Energi

Konsistensi Kebijakan EBT, Kunci Keberhasilan Perdagangan Karbon

Mengapa Indonesia perlu mengkaji ulang penggunaan Amonia dalam upaya transisi energi dari PLTU

Mengenal lignin: kandidat potensial pengganti baja yang ramah lingkungan

Search