Harmoni : Kepemimpinan dalam Transformasi Sektor Energi

Thu, 07 May 2026

5

Dalam banyak diskusi, krisis energi saling dijelaskan sebagai persoalan pasokan, teknologi, atau harga. Namun, akar persoalannya sering kali tidak terletak pada energi itu sendiri, melainkan pada cara kita memimpin dan mengelolanya. Perubahan dalam pola konsumsi, struktur ekonomi, hingga hubungan antarnegara akan tercermin dalam sistem energi. Karena itu, kebijakan energi tidak dapat hanya bersifat teknokratis atau berorientasi jangka pendek, melainkan membutuhkan arah yang mampu menyelaraskan berbagal kepentingan dalam satu sistem yang utuh. Dalam perkembangan yang semakin dinamis, sektor energi kini berada pada titik yang menuntut kepemimpinan dengan perspektif yang lebih luas. Tantangan yang dihadapi tidak lagi berdiri sendiri, melainkan saling terhubung antara ketahanan energi, keterjangkauan, dan keberlanjutan. Di saat yang sama, faktor eksternal seperti dinamika geopolitik dan ketidakpastian global semakin memengaruhi arah pengambilan keputusan. Buku ini bukan kumpulan teori maupun dokumentasi kebijakan. Buku ini merupakan upaya untuk memahami energi sebagai sebuah sistem yang utuh, yang dipengaruhl oleh teknologi, ekonomi, serta kepemimpinan. Kepemimpinan dalam konteks ini bukan hanya kemampuan mengambil keputusan, tetapi kemampuan menentukan arah.

Judul: Harmoni : Kepemimpinan dalam Transformasi Sektor Energi
Pengarang: Ir. Luky A. Yusgiantoro, B.Sc., M.Sc., M.Spec (IFP)., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.

ISBN:

Share:

Buku Terkait

PYC International Energy Conference 2025 Proceeding

Indonesia has articulated an ambitious long-term vision to become a developed nation by 2045, widely known as “Indonesia Emas 2045”. As part of this national aspiration, the government has set an economic growth target of approximately 8 percent for 2025-2029, representing a critical milestone toward achieving this vision

Search