Strategi Kebijakan Hilirisasi Migas dan Minerba yang Efektif untuk Indonesia

Sel, 17 Sep 2024

327

Kebijakan hilirisasi migas dan minerba adalah fokus utama pemerintah Indonesia untuk mengoptimalkan sumber daya alamnya. Laporan ini mengevaluasi tahapan hilirisasi dari sektor minyak bumi, gas alam, mineral, hingga batubara dengan menggunakan metodologi Political, Economic, Social, Technological, Environment, and Legal (PESTEL) dan konsep efek trickle down. Tujuannya adalah menilai faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi kebijakan hilirisasi di Indonesia. Melalui kerangka PESTEL, laporan ini mengidentifikasi aspek politik, ekonomi, sosial, teknologi, lingkungan, dan hukum yang mempengaruhi kebijakan hilirisasi. Efek trickle down dianalisis untuk memahami distribusi manfaat ekonomi. Hasilnya menunjukkan adanya dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Dalam sektor migas, diperlukan kebijakan yang mendukung investasi teknologi dan peningkatan kapasitas manusia. Di sektor mineral, keterlibatan industri dan regulasi lingkungan perlu diperkuat. Di sektor batubara, diversifikasi ekonomi dan penggunaan energi bersih merupakan kunci untuk mengurangi dampak lingkungan. Implikasinya, diperlukan strategi kebijakan holistik yang mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan merupakan hal penting untuk implementasi kebijakan yang dapat meningkatkan nilai tambah sumber daya alam secara berkelanjutan dan memastikan distribusi manfaat yang adil.

Kata kunci: pengarusutamaan GESI, transisi energi berkeadilan, kesetaraan gender, inklusi sosial

  1. Felicia Grace R. Utomo (Purnomo Yusgiantoro Center)
  2. Mayora Bunga Swastika (Purnomo Yusgiantoro Center)

Bagikan:

Laporan Singkat Terkait

Indo-CCUS : Membangun Integrasi Teknoekonomi, Industri Hijau, dan Pasar Karbon untuk Mendukung Pengembangan CCUS di Indonesia

A Prospective Analysis of Battery Processing and Manufacturing in Indonesia

Analisis Rantai Pasok Biofuel untuk Mendukung Swasembada Energi Indonesia – Seri 1: Biodiesel

Salah satu tantangan utama dalam pengelolaan energi nasional adalah tingginya ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar fosil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search