
Prof. Purnomo Yusgiantoro menjadi pembicara dalam acara “Indonesia Green Connect 2025” yang diadakan di Aula Timur, Institut Teknologi Bandung, pada 7 Agustus 2025. Dalam kegiatan tersebut Prof. Purnomo berbicara terkait topik “Ketahanan Menuju Kedaulatan Energi.” Dalam paparannya, Prof. Purnomo menyampaikan tentang konsep geopolitik dan geostrategi Indonesia, status terkini ketahanan energi Indonesia, kedaulatan energi, serta pengelolaan sumber daya energi.
Berdasarkan data dari Dewan Energi Nasional (DEN), Skor Indeks Ketahanan Energi Indonesia pada tahun 2024 adalah 6.64, atau masuk pada kategori “Tahan”. Namun, terdapat beberapa indikator dengan nilai rendah sehingga perlu perbaikan dari beberapa indikator tersebut. Kedaulatan secara umum adalah kekuasaan tertinggi yang dimiliki oleh suatu negara, lembaga, atau individu atas suatu wilayah, masyarakat, atau diri sendiri, yang tidak tunduk pada kekuasaan lain yang lebih tinggi. Dalam konteks energi, kedaulatan energi adalah hak negara dan bangsa untuk secara mandiri menentukan kebijakan pengelolaan energi untuk mencapai ketahanan dan kemandirian energi. Dalam operasionalnya, saat ini sudah terdapat skema yang mengatur hal tersebut baik dari sisi hulu maupun hilir.
