Filda C. Yusgiantoro, S.T., M.B.M., M.B.A., Ph.D.

KETUA UMUM

Filda C. Yusgiantoro adalah Ketua Umum Purnomo Yusgiantoro Center (PYC). Ia memperoleh gelar Sarjana Teknik Kimia (S.T.) dari Institut Teknologi Bandung (ITB); Master of Business and Management (MBM) dari Università degli Studi di Padova, Italia; Master of Business Administration (MBA) dari Nanyang Business School, Singapura; serta PhD dalam bidang Bisnis dan Ekonomi dari Monash University, Australia. Selain itu, Filda juga meraih predikat akademik terbaik unsur ASN dan Non-ASN dalam Program Pendidikan Reguler Angkatan LXV (PPRA 65) Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Memiliki ketertarikan yang mendalam pada penelitian, ia mengembangkan riset di PYC dengan fokus pada isu energi, lingkungan, keberlanjutan, serta pembangunan ekonomi. Ia juga merupakan dosen program sarjana dan pascasarjana di Universitas Atma Jaya. Selain itu, ia menjabat sebagai Board Member di Climateworks Centre, organisasi nirlaba yang didirikan oleh Monash University untuk mempercepat transisi menuju nol emisi karbon di Australia, Asia Tenggara, dan Pasifik. Ia juga menjadi anggota dewan penasihat untuk Program Studi Teknik Kimia, Teknik Pangan, dan Teknik Perminyakan di ITB. Filda aktif sebagai Narasumber dalam berbagai forum dan telah berkontribusi dalam banyak artikel di media internasional maupun lokal.

Fokus:

Filda Citra Yusgiantoro

Artikel Terkait

RECLICKS by PYC Umumkan 10 Proposal Riset Terbaik untuk Akselerasi Transisi Energi Indonesia

Program Pelatihan Eksekutif PYC untuk Perwira Militer Senior Indonesia 

RECLICKS by PYC Gelar CLICKS Workshop: Memperkuat Dampak Riset dalam Kebijakan Transisi Energi dan Pembiayaan Iklim

Indonesia Green Connect 2025 ITB

Lomba Musik Kolintang PYC Piala Bergilir Lis Purnomo Yusgiantoro, Hadirkan Musik Klasik Format Kolintang

Purnomo Yusgiantoro Center dan FINCAPES Perkuat Kapasitas Riset Kebijakan Pembiayaan Iklim untuk Transisi Energi Indonesia

Opini Terkait

Pentingnya Biogas Kelurahan Untuk Mengatasi Tumpukan Masalah Sampah Dapur di Perkotaan

Mengatasi Polusi Udara Jakarta Secara Efektif: Belajar Dari Beijing

Search